30 Tahun KMHDI, Berikut 15 Alumni KMHDI yang Sukses di Berbagai Bidang

Pada tahun lalu, Presiden RI Joko Widodo telah meresmikan Kongres Nasional atau Mahasabha XIII Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia pada tanggal 30 Agustus Tahun 2023 di Auditorium Universitas Tadulako, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

 
Hal ini membuktikan bahwa KMHDI adalah satu-satunya organisasi kemahasiswaan Hindu berskala Nasional yang eksistensinya diakui oleh Negara. Sejak Tahun 1993 tepatnya ditanggal 03 September berdiri, KMHDI hadir mengabdi dan sebagai wadah pemersatu Mahasiswa Hindu untuk melaksanakan kewajiban Dharma Agama & Dharma Negara di Bumi Nusantara. Sehingga pasca 30 tahun kehadirannya dengan perjuangan yang panjang sampai saat ini, wajar banyak alumninya yang berkiprah diberbagai level baik itu sebagai pengusaha, profesional, akademisi, peneliti, berkarier di BUMN, banker, jurnalis, seniman, dibidang politik dan bahkan saat ini ada juga TNI-POLRI. Siapa sajakah mereka? Berikut ulasannya: 

1. Dr. Gede Pasek Suardika, S.H., M.H
 
Namanya sudah tidak asing lagi di dunia kancah politik nasional, biasa disapa Bli GPS atau Bli Pasek dilingkungan KMHDI adalah seorang politisi, advokat asal Indonesia. Ia telah mencetak sejarah di Indonesia sebagai orang Bali dan beragama Hindu pertama sebagai Ketua Umum Partai. Lulusan Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Malang ini juga telah memecahkan sejumlah rekor, diantaranya sebagai putra Bali pertama yang menjabat Ketua Komisi III DPR RI, Ketua Badan Kehormatan DPD RI, Ketua Badan Urusan Legislasi Daerah, Ketua Panitia Perancang Undang-Undang dan Sekjen Partai Hanura. Untuk saat ini, Bli Pasek mengemban amanah sebagai Ketua Majelis Agung Partai Kebangkitan Nusantara sedangkan Ketua Umum PKN saat ini dijabat oleh Mas Anas Urbaningrum (Ketua Umum PB HMI 1997) yang notabene sahabat baiknya. Ketulusannya dalam membantu umat telah ia torehkan sejak menjadi aktivis mahasiswa Hindu, terlebih sewaktu kuliah di malang kerap kali datang ke kantong-kantong umat Hindu asli Jawa di pelosok desa sampai pada puncaknya mendirikan KMHDI di tahun 1993 dan menjabat sebagai Sekjen PP KMHDI.

2. Dr. I Dewa Gede Palguna, S.H., M.Hum
 
Selain sebagai pendiri KMHDI, pria dengan panggilan akrab Ajik Dewa atau Bli Palguna ini sudah 2 kali mendapat kesempatan menjabat sebagai Hakim MK diantaranya pada tahun 2003-2008 dan terpilih kembali di periode 2015-2020. Bahkan atas Prestasi dan Integritasnya serta menjadi sosok Hakim paling senior, beliau sempat digadang-gadang untuk memimpin Mahkamah Konstitusi. Pria kelahiran Bangli, Bali ini menjadi salah satu pelaku sejarah ketika MPR RI mengamandemen UUD 1945. Pada tahun 2003, Palguna dicalonkan DPR RI menjadi Hakim Konstitusi dan terpilih menjadi Hakim Konstitusi periode pertama sekaligus yang termuda dalam sejarah. Mahasiswa Teladan tahun 1986 Universitas Udayana ini mengaku sempat dua kali menolak tawaran untuk kembali menjadi Hakim Konstitusi sebelum akhirnya dilantik Presiden Jokowi di tahun 2015. 

3. Dr. A.A.G.N. Ari Dwipayana, M.Si
 
Dikenal sebagai Koordinator Staf Khusus Presiden dan sering tampil di berbagai media sebagai Juru Bicara Istana, kehadirannya tak terlepas dari keaktifan berorganisasi semasa kuliah. Sebagai senior KMHDI, pria yang akrab disapa Bli Ari ini telah banyak membantu para juniornya terlebih bisa berperan penting dalam menghadirkan Presiden untuk membuka Kongres Nasional atau Mahasabha XIII KMHDI di Palu, Sulawesi Tengah tahun lalu. Untuk saat ini, beliau aktif juga sebagai Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada dan menjabat Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat KAGAMA (Keluarga Alumni Mahasiswa UGM).

4. I NYOMAN PARTA, S.H.
 
Kader KMHDI yang menduduki posisi penting salah satunya Bli Nyoman Parta. Politisi Partai PDI Perjuangan ini duduk di Komisi VI DPR RI Senayan. Sewaktu mahasiswa ia menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Hukum Bandung (STHB) dan masuk organisasi GMNI Bandung Tahun 1993 dengan jabatan Wakil Ketua sampai dengan tahun 1998. Masuk organisasi KMHDI sebagai Wakil Sekjen Pimpinan Pusat tepatnya pada tahun 1994-1998. Setelah kembali ke Bali dan sudah beberapa kali menjabat sebagai anggota DPRD di Bali, ia mendapatkan penugasan dari Partai PDI Perjuangan menjadi calon legislatif DPR RI. Berkat dukungan dan kepercayaan dari masyarakat Bali, pada pemilu tahun 2019 ia memperoleh 170.629 suara dan dinyatakan terpilih menjadi Anggota DPR RI periode 2019-2024 Daerah Pemilihan Bali dengan suara tertinggi ke-2 setelah I Made Urip. Untuk Pileg tahun 2024 ini ia kembali memperoleh suara tertinggi di Dapil Bali dan diperkirakan akan lolos kembali ke Senayan.
 
5. Ir. I KETUT WIRIANA

Dengan panggilan akrab Bli Wir di KMHDI adalah Ketua Umum PP KMHDI ke-2 yang menjabat di periode tahun 1996-2000. Beliau merupakan salah satu Pimpinan di Anak Perusahaan PLN BUMN dan menjabat sebagai Direktur Utama PT. PLN (Persero) Tarakan periode 2019-2023 yang mencakup wilayah kerja Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua serta kepulauan Nusa Tenggara. Saat ini beliau diberikan amanah sebagai Ketua Presidium FA (Forum Alumni) KMHDI untuk periode 2023-2027. Alumni Teknik Elektro Universitas Brawijaya Malang ini, sejak berkarir di PLN sudah malang melintang di berbagai wilayah Indonesia baik itu sebagai pimpinan unit, pimpinan cabang, pimpinan wilayah maupun wakil pimpinan pusat PLN dengan pekerjaan yang penuh suka duka demi menjaga pasokan listrik untuk melayani masyarakat. Menurut pengakuan beliau, selama dinas ke berbagai wilayah di Tanah Air selalu menyempatkan diri untuk ke Pura dan membantu umat Hindu setempat baik itu dalam dukungan moril maupun materil karena itu bagian daripada Dharma Agama & Dharma Negara. Penulis dalam hal ini saya sendiri sebagai saksi hidup dan merasa beruntung karena saat kuliah tidak pernah menyangka mendapatkan kesempatan bisa Magang / PKL di wilayah Unit Kerja PLN Klaten yang ternyata seorang Bli Wir pernah menjadi Manager Area disini. Menurut pengakuan mantan anak buahnya, beliau sangat baik dalam hal memimpin terutama soal kesejahteraan dan sering memberikan reward para karyawannya.
 
6. I Gusti Putu Artha, S.P., M.Si
 

Nama I Gusti Putu Artha tentu tak asing lagi terutama di layar kaca. Ia selalu muncul di Metro TV atau TV One sepanjang tahun politik dan pemilu lalu. I Gusti Putu Artha, S.P., M.Si adalah salah satu pendiri KMHDI dan juga perintis kelahiran Forum Persaudaraan Mahasiswa Hindu Dharma (FPMHD) Universitas Udayana. Beliau yang akrab disapa Bli Gusti merupakan Putra Bali pertama sebagai anggota KPU Pusat Republik Indonesia periode 2007-2012. Sejak aktif sebagai aktivis mahasiswa Hindu, berbagai demo telah ia lakukan mulai dari memimpin demo aksi penolakan Pembangunan Bali Nirwana Resort (BNR) karena dianggap mengotori kawasan suci Pure Tanah Lot oleh Group Bakrie, lalu aksi mendemo menggugat Menteri AM Saefudin di gedung DPRD Denpasar terkait pelecehan Hindu Bali, lalu protes atas kasus pelecehan simbol Hindu Bali oleh salah satu Tabloid Surabaya dan masih banyak lagi. Puncak karier kemahasiswaaannya adalah tatkala menjadi Ketua Umum Pertama Senat Mahasiswa Universitas Udayana (Ketua BEM) pada tahun 1991 pasca NKK/BKK dan juga Ketua Bidang Politik DPC GMNI Denpasar. Saat ini beliau aktif di Partai Nasdem sebagai Juru Bicara dan pada Pileg 2024 tahun ini mendapatkan kesempatan untuk bertarung sebagai Caleg DPR RI di Dapil Sulawesi Tengah.

 

 7. I Komang Koheri, S.E
 
Senior KMHDI kelahiran Desa Rama Dewa, Seputih Raman, Lampung Tengah pada 25 November 1972 ini adalah politisi senior dari Partai PDI Perjuangan yang saat ini duduk di Komisi VIII DPR RI. Beliau lolos menjadi anggota DPR RI pada pileg 2019 dari Daerah pemilihan (Dapil) Lampung 2 dengan perolehan sebanyak 45.935 suara. Dengan begitu, beliau sebagai Putra Bali pertama asal Lampung yang lolos ke Senayan. Sebelum melenggang ke Senayan, Bli Koheri telah dua periode duduk di kursi DPRD Lampung dari dapil Lampung VII yang meliputi Kabupaten Lampung Tengah. Berkat ketokohannya, lulusan jurusan Manajemen STIE Lampung ini pernah digadang-gadang menjadi bakal Calon Wakil Gubernur Lampung.
 
8. Prof. Dr. I Gede Suwindia, S.Ag., M.A
 
Ditunjuk oleh Menteri Agama sebagai Rektor STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja pada periode Tahun 2020-2024, Prof. Dr. I Gede Suwindia, S.Ag., M.A merupakan Ketua PD KMHDI Bali pada tahun 1998-2001. Pria kelahiran Karangasem, Bali pada tanggal 29 November 1976 ini menempuh pendidikan awalnya di IHDN Denpasar sampai pada pendidikan dari Magister hingga Doktornya ia selesaikan di Universitas Gadjah Mada.

9. I Dewa Agung Gede Lidartawan, S.TP.,M.P
 
I Dewa Agung Gede Lidartawan, S.TP.,M.P yang akrab disapa Bli Dewa atau Gung Aji menjadi sosok penting dalam proses Pemilu maupun Pileg di Bali tahun ini. Pasalnya ia dilantik sebagai Ketua KPU Provinsi Bali pada 25 September 2023 lalu untuk periode Tahun 2023-2028. Bli Dewa sendiri merupakan alumni PD KMHDI Bali dan lulusan Fakultas Pertanian Universitas Udayana. Pria kelahiran 11 Januari 1970 ini sebelumnya menjabat sebagai Ketua KPU Kabupaten Bangli.
 
10. Kombes Pol I Ketut Widhiarto, S.H., M.H
 
Nama Komisaris Besar Polisi I Ketut Widiarto sudah tak asing lagi di telinga kalangan senior mahasiswa UKM Hindu Universitas Lampung. Pria kelahiran Seputih Raman, Lampung Tengah pada 07 Juli 1972 ini merupakan Ketua Pertama sekaligus Pendiri PD KMHDI Lampung di Tahun 1994. Setelah lulus dari Fakultas Hukum Universitas Lampung, lelaki yang akrab disapa Bli Widi ini kemudian langsung mendaftar Sekolah Calon Perwira Polri Sumber Sarjana. Menurutnya berkat jalan karma dan ngayah tulus ikhlas di KMHDI, saat ini beliau bertugas sebagai Kepala Satuan Tugas Wilayah Bali Densus 88 Antiteror Polri. Ia pun tidak pernah menyangka akan mendapatkan tugas mengamankan wilayah Bali (Tanah Leluhur) dari berbagai ancaman Gangguan Tindak Terorisme, terlebih pada saat ini Pulau Bali sedang mengadakan Event KTT G20 dengan mengundang Presiden dari berbagai Negara Besar sehingga butuh pengamanan ekstra. Sebelum ditugaskan di Bali pada tahun 2021, ia ditugaskan untuk mengamankan Asian Games 2018 sebagai Kasatgaswil Sumatera Bagian Selatan Densus 88 Anti Teror Polri.
 
11. MADE MULIAWAN ARYA,SE.,MH
 
Dunia politik sudah tak asing lagi baginya. Alumni PC KMHDI Malang ini, saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar. Sosok Made Muliawan Arya yang biasa dipanggil Pak De Gadjah ini merupakan Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Bali yang maju sebagai Caleg DPRD Provinsi pada Pileg Tahun 2024. Berkat keberhasilannya sebagai Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) memenangkan Capres-Cawapres Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di Bali pada Pemilu 2024 tahun ini, beliau digadang-gadang akan maju menjadi Calon Gubernur Bali.
  
12. Dr. Shri I.G.N. Arya Wedakarna M.W.S. III, S.E., (M.Tru), M.Si
 

Sosok yang penuh kontroversial ini ternyata salah satu alumni KMHDI atau lebih tepatnya sebagai Humas Pengurus Daerah KMHDI DKI Jakarta saat menempuh pendidikan di kampus Universitas Trisakti pada tahun 1998-2002 silam. Dengan sapaan akrab Ajik AWK, beliau merupakan Anggota DPD RI utusan Provinsi Bali selama 2 Periode yakni pada tahun 2014-2019 dan 2019-2024. Untuk Pileg DPD tahun 2024 ini diperkirakan akan kembali lolos ke Senayan bersama 3 wakil asal Bali lainnya yaitu Niluh Djelantik, Komang Merta Jiwa dan mantan Walikota Denpasar yaitu Rai Mantra. Beliau juga pernah dinobatkan sebagai Doktor Ilmu Pemerintahan Termuda di Indonesia (saat berusia 27 tahun) dan Rektor Universitas Termuda di Indonesia (saat berusia 28 tahun) oleh Museum Rekor Indonesia (MURI). Saat menempuh kuliah di Jakarta pada tahun 2000an silam, beliau bekerja sebagai model pada suatu cover boy di Majalah Aneka dan tergabung dengan grup FBI bersama Indra Bekti, Roy Jordy beserta artis populer lainnya.

  
 13. I Gede Adi Adnyana T 
 

Pria yang hobi membaca dan berenang ini memperoleh gelar Sarjana Hukum di Universitas Pancasila dan gelar Magister Bisnis pada Sekolah Tinggi Manajemen Bisnis PPM. Beliau merupakan alumni PD KMHDI DKI Jakarta. Berkat kepiawaiannya di bidang manajerial, hukum keperdataan dan bisnis stratejik ia ditunjuk menjadi Direktur Bisnis sejak November 2022 lalu pada PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau disingkat Jakpro adalah perusahaan properti, infrastruktur, utilitas dan teknologi informasi milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sebelum berkarir di Jakpro, Bli Adi sendiri (panggilan akrab) pernah menjadi Senior Manager dan General Manager di beberapa perusahaan besar.

 

14.  I Ketut Budiasa, ST., M.M
 
Tak hanya sukses dibirokrat saja, sejumlah alumni KMHDI turut menjadi orang penting di Majelis Tertinggi Umat Hindu yakni PHDI. Salah satunya Bli Ketut Budiasa sendiri ditunjuk menjadi Sekretaris Umum PHDI Pusat untuk periode 2021-2026 mendampingi Ketua Umum Pengurus Harian PHDI Pusat Mayor Jenderal TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya. Beliau adalah mantan aktivis mahasiswa Hindu dari PC KMHDI Malang dan sempat menjadi Presidium PP KMHDI Periode Tahun 2000-2003. Lulusan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Malang ini selain menjadi Pengurus PHDI Pusat juga bekerja sebagai Direktur pada salah satu perusahaan swasta nasional.
 
15. I Made Gede Yagustana
 

Nama I Made Gede Yagustana sudah tidak asing lagi dikalangan adik-adik KMHDI. Pasalnya, alumni SMA Negeri 1 Singaraja ini sering keliling ke berbagai daerah di Indonesia seperti kota-kota besar di Pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Maluku, Nusa Tenggara dan lain sebagainya dalam rangka ber-Simakrama untuk memberikan motivasi, diskusi dan dukungan baik secara moril maupun materiil kepada adik-adik KMHDI serta UKM Hindu diberbagai kampus. Bli Gusta merupakan alumni KMHDI dan sosok yang pernah aktif dalam audit keuangan negara. Lulusan Auditor STAN dan Magister Manajemen Universitas Gunadarma ini sudah malang melintang ke berbagai wilayah Indonesia, baik sebagai Auditor BPKP, Asisten Deputi baik di Pusat maupun di Kanwil BPJS Ketenagakerjaan pernah dia emban. Saat ini beliau ditugaskan sebagai Direktur Keuangan, Umum dan SDM PT Sinergi Investasi Properti yang fokus bidang usaha Pengembangan Properti dan Investasi.

 
 
 
 

Comments

Popular posts from this blog

Kisah 4 Jenderal TNI-POLRI Asal Pulau Dewata